Cara Pembuatan NIB Terbaru 2026

Panduan Lengkap Cara Membuat NIB 2026 sebagai Syarat Utama Daftar KUR: Proses Cepat dan Tanpa Biaya

Di tahun 2026, persyaratan untuk mendapatkan modal usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) semakin terintegrasi dengan sistem digital pemerintah. Salah satu dokumen paling krusial yang wajib dimiliki oleh pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah Nomor Induk Berusaha (NIB). Tanpa NIB, pihak perbankan seperti BRI, Mandiri, atau BNI akan kesulitan memproses pengajuan kredit Anda.

Artikel ini akan membahas secara mendalam lebih dari 1000 kata mengenai prosedur pembuatan NIB melalui sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach), kegunaannya dalam pengajuan KUR, hingga tips agar NIB Anda valid di mata analis bank.


Apa Itu NIB dan Mengapa Sangat Penting untuk KUR?

NIB adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS. Sejak berlakunya UU Cipta Kerja, NIB tidak hanya berfungsi sebagai ID, tetapi juga menggantikan beberapa dokumen terdahulu seperti TDP (Tanda Daftar Perusahaan), API (Angka Pengenal Importir), dan hak akses kepabeanan.

Bagi pemohon KUR, NIB berfungsi sebagai bukti legalitas usaha yang sah secara hukum. Pihak bank membutuhkan NIB untuk memverifikasi bahwa usaha yang Anda jalankan memang benar adanya, memiliki lokasi yang jelas, dan masuk dalam kategori usaha yang layak dibiayai (feasible).

Keunggulan NIB dalam Pengajuan KUR 2026:

  • Legalitas Instan: Proses pembuatan hanya memakan waktu kurang dari 10 menit jika data lengkap.
  • Akses Perizinan Lain: Dengan NIB, Anda juga bisa langsung mengurus Sertifikasi Halal dan SPP-IRT secara gratis (untuk usaha mikro).
  • Terintegrasi dengan Data Perbankan: Sistem perbankan kini sudah terhubung dengan data OSS untuk meminimalkan pemalsuan dokumen.

Syarat Pembuatan NIB Terbaru 2026

Sebelum masuk ke portal OSS, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen dan data berikut agar proses tidak terhambat:

  1. NIK KTP: Pastikan KTP sudah elektronik dan data di Dukcapil sudah sinkron.
  2. Nomor WhatsApp dan Email Aktif: Digunakan untuk verifikasi akun dan pengiriman file NIB.
  3. Data Usaha Lengkap: Nama usaha, alamat lengkap (hingga RT/RW), dan modal usaha.
  4. Kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia): Anda harus menentukan kategori usaha Anda (misal: warung makan, laundry, atau bengkel).
  5. NPWP: Meski untuk usaha mikro terkadang opsional, memiliki NPWP akan sangat membantu mempercepat persetujuan KUR di bank.

Panduan Langkah-Demi-Langkah Membuat NIB Secara Online

Tahap 1: Registrasi Akun OSS

Langkah pertama adalah membuat hak akses di portal resmi pemerintah:

  1. Kunjungi situs https://oss.go.id.
  2. Pilih menu “Daftar”.
  3. Pilih skala usaha Anda. Untuk syarat KUR biasanya masuk kategori “Usaha Mikro & Kecil (UMK)”.
  4. Masukkan jenis pelaku usaha (Orang Perseorangan).
  5. Masukkan NIK dan nomor WhatsApp/Email. Masukkan kode verifikasi yang dikirimkan.
  6. Buat kata sandi dan akun Anda siap digunakan.

Tahap 2: Pengisian Data Usaha

Setelah login, pilih menu “Permohonan Baru”:

  • Data Profil: Lengkapi data diri sesuai KTP.
  • Tambah Bidang Usaha: Masukkan lokasi usaha. Pastikan titik koordinat pada peta akurat sesuai lokasi usaha Anda.
  • Pilih KBLI: Gunakan fitur pencarian. Contoh: Jika Anda berjualan baju, cari “Perdagangan Eceran Pakaian”.
  • Modal Usaha: Masukkan modal kerja (tidak termasuk tanah dan bangunan).

Tahap 3: Penerbitan NIB

Setelah semua data terisi, sistem akan menampilkan draf NIB. Periksa kembali setiap detailnya. Jika sudah benar, centang kotak persetujuan dan klik “Terbitkan Perizinan Berusaha”. NIB Anda akan muncul dalam format PDF dan siap diunduh serta dicetak.


Siap Mengajukan KUR?

Klik tombol di bawah untuk langsung menuju portal resmi OSS dan buat NIB Anda sekarang!

DAFTAR NIB GRATIS DISINI

*Situs resmi dikelola oleh Kementerian Investasi/BKPM


Mengapa Bank Menolak NIB Anda saat Daftar KUR?

Banyak pelaku UMKM sudah memiliki NIB namun tetap ditolak oleh bank. Berikut adalah beberapa penyebab yang harus Anda hindari:

1. Ketidaksesuaian KBLI dengan Realita Usaha

Jika di NIB Anda terdaftar sebagai “Usaha Konstruksi”, namun saat analis bank datang ke lokasi ternyata Anda berjualan “Sembako”, maka pengajuan KUR akan langsung dibatalkan. Pastikan KBLI benar-benar mencerminkan apa yang Anda jual.

2. Alamat Usaha Tidak Jelas

Bank melakukan survei fisik. Jika alamat di NIB hanya mencantumkan nama desa tanpa nomor rumah atau RT/RW yang jelas, analis akan kesulitan menemukan lokasi Anda, yang berujung pada penilaian negatif.

3. Usaha Belum Berjalan 6 Bulan

NIB bisa dibuat kapan saja, bahkan saat usaha baru buka satu hari. Namun, syarat KUR rata-rata mewajibkan usaha sudah berjalan minimal 6 bulan. Pastikan NIB Anda didukung oleh catatan keuangan atau bukti transaksi yang menunjukkan masa operasional tersebut.


Strategi Lolos KUR dengan Modal NIB

Setelah NIB di tangan, lakukan langkah-langkah berikut agar peluang acc (disetujui) semakin besar:

  1. Rapikan Pembukuan: Meskipun sederhana, catat arus kas masuk dan keluar.
  2. Pisahkan Rekening: Jangan campur uang pribadi dengan uang usaha.
  3. Siapkan Agunan (Jika Diperlukan): Untuk KUR Mikro (di bawah 50-100 juta) biasanya tanpa jaminan tambahan, namun dokumen NIB tetap menjadi “jaminan” legalitas Anda.
  4. Jaga Kolektibilitas BI Checking/SLIK: Pastikan Anda tidak memiliki tunggakan cicilan di tempat lain.

Kesimpulan

NIB adalah kunci pembuka pintu permodalan di tahun 2026. Dengan proses yang sepenuhnya digital dan gratis, tidak ada alasan bagi pelaku UMKM untuk tidak memiliki dokumen ini. Pastikan Anda mengikuti panduan di atas dengan teliti, mengisi data dengan jujur, dan selalu memperbarui data usaha Anda jika terjadi perubahan.

Dengan legalitas yang kuat, usaha Anda tidak hanya berpeluang mendapatkan KUR, tetapi juga lebih mudah untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.


Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai panduan informasi. Prosedur dan kebijakan KUR sepenuhnya merupakan kewenangan pihak bank penyalur dan pemerintah.